Minggu, 02 Juni 2013



1.    HUKUM KEPLER
Pada abad 15 telah berkembang suatu pemikiran bahwa bumi merupakan pusat tata surya. Mereka meyakini bahwa matahari dan planet beredar mengelilingi bumi. Johannes Kepler (1609), mengemukakan tiga hukum gerak planeteria sebagai berikut :
a.       Hukum I kepler
Lintasan planet berbentuk elips dengan matahari sebagai salah satu titik fokusnya. Karena lintasannya berbentuk elips, ada lintasan yang dekat dan lintasan yang jauh dari titik fokusnya.
Gambar :

b.      Hukum II kepler
Garis penghubung planet ke matahri menyapu luas daerah yang sama dalam selang waktu yang sama.


c.       Hukum III kepler
Pangkat dua periode planet mengelilingi matahri sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata planet tersebut ke matahari
2.    GRAVITASI
Sebuah batu yang dilempar keatas akan jatuh kembali ke bumi. Hal itu terjadi karena batu ditarik oleh bumi. Batu juga sebenarnya menarik bumi. Tetapi gaya tarik batu jauh lebih kecil daripada gaya tarik bumi. Gaya tarik menarik seperti itu disebut gaya gravitasi. Penentu gaya gravitasi adalah Isaac Newton.
Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut:
‘Setiap massa menarik massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.’
Rumusnya :
F  adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut
m1 adalah besar massa titik pertama
m2 adalah besar massa titik kedua
r  adalah jarak antara kedua massa titik, dan
g adalah percepatan gravitasi 

Gaya gravitasi juga berlangsung antara matahari dengan planet. Matahari yang massanya sangat besar selalu berusaha menarik planet-planet ke arahnya. Akan tetapi, planet juga berusaha mempertahankan geraknya yang cenderung lurus. Kombinasi gaya gravitasi dan gerak planet yang cenderung bergerak lurus menyebabkan planet senantiasa beredar mengelilingi matahari.


0 komentar:

Posting Komentar