Minggu, 02 Juni 2013


Rupa bulan


Massa bulan adalah 1/18 massa bumi, dan massa jens rata-ratanya 3.3 g/cm3 . Massa jenis rata-rata bumi adalah 5.5 kg/m3 . Gravitasi permukaan bulan hanya 1/6 gravitasi bumi. Bulan berbentuk bola bergaris tengah 3476 km, sedikit lebih besar dari ¼ garis tengah bumi. Bagian dalam bulan diperkirakan terbuat dari inti kecil kaya besi, suatu mantel padat dan suatu kerak yang kira-kira tebalnya 64 km di sisi dekat dan 128 km di sisi jauh. Bulan tidak memiliki medan magnetic.

Rupa bulan menghadap ke bumi memiliki bagian-bagian yang halus, datar dan gelap. Bagian ini dinamakan laut atau maria. Laut yang dimaksudkan bukanlah laut seperti di bumi karena bagiannya yang sama sekali tidak mengandung air. Bagian ini adalah dataran yang kering dan halus permukaannya dan agak gelap karena kurang memantulkan sinar matahari. Dataran tinggi disekitarnya lebih baik  dalam memantulkan sinar matahari sehingga tampak lebih terang.



Asteroid

Asteroid adalah benda-benda kecil yang mengelilingi matahari dan garis edar asteroid berada di antara Planet Mars dan Jupiter. Sifat benda-benda tersebut diduga sama dengan planet. Hanya, ukurannya lebih kecil.

Pada 1 Januari 1801, Guiseppi Piazzi astronom Australia menemukan sebuah titik cahaya yang berpindah-pindah tempat di sekitar lintasan planet Mars dan Jupiter. Ia menduga bahwa titik cahaya itu berasal dari komet. Namun, astronom laian bernama Johan Elert Bode mentebut benda itu sebuah planet yang dinamakan dengan Ceres.


Ceres (2,77 SA) adalah benda terbesar di sabuk asteroid dan diklasifikasikan sebagai planet kerdil. Diameternya adalah 750 km. Ceres dianggap sebagai planet ketika ditemukan pada abad ke 19, tetapi di-reklasifikasi menjadi asteroid pada tahun 1850an setelah observasi lebih lanjut menemukan beberapa asteroid lagi. Ceres direklasifikasi lanjut pada tahun 2006 sebagai planet kerdil.
Beberapa tahun kemudian para astronom menemukan benda lain yang serupa dengan Ceres ini yang diberi nama, Vesta, Juno, Pallas dan Hygiea. Dan ukurannya lebih kecil dari  Ceres. Beberapa steroid ini mungkin akan diklasifikasikan sebagai planet kerdi seperti halnya dengan Ceres jika sudah mencapi kesetimbangan hidrostatika.Hingga tahun 1987 dari 100000 buah ateroid, baru sekitar 3500 yang diberikan nama dan Ceres adalah asteroid yang paling besar yang ditemukan.

Sabtu, 01 Juni 2013







PLANET-PLANET DALAM TATA SURYA
Planet-planet yang menjadi anggota tata surya ada  8 planet, yaitu:

Merkurius
Planet yang paling dekat dengan matahari adalah Merkurius. Jarak merkurius ke matahari 58 juta km. Merkurius mempunyai periode revolusi 87,97 hari dan periode rotasi 59 hari. Planet tidak memiliki satelit.

Venus
Planet terdekat kedua dengan matahari adalah Venus. Suhu permukaan Venus mencapai 470oC. Venus mempunyai periode revolusi 224,7 hari dan periode rotasi 243 hari. Gravitasi planet Venus sama dengan gravitasi di bumi dan planet ini tidak memiliki satelit.

Bumi
Bumi merupakan planet ketiga dari matahari. Bumi adalah planet satu-satunya yang dihuni oleh makhluk hidup. Bumi berjarak 150 juta kilometer dari Matahari. Untuk sekali revolusi, bumi membutuhkan waktu setahun (365¼ hari). Sementara itu, ia melakukan satu kali rotasi selama satu bulan (30 hari). Bumi memiliki sebuah satelit, yaitu bulan.

Mars
Mars berjarak 288 juta kilometer dari Matahari. Planet ini membutuhkan waktu 678 hari untuk sekali revolusi dan sebulan (30 hari) untuk sekali rotasi. Planet itu memiliki 2 satelit atau bulan, yaitu Phobos dan Deimos.

Yupiter
Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya. Yupiter mempunyai periode revolusi 11,9 tahun dan periode rotasi 9 jam 55 menit. Planet Yupiter memiliki 16, satelit dengan empat satelit terbesar secara berturut-turut adalah Ganymede, Callisto, Europa, dan Io.

Saturnus
Planet ini memiliki periode revolusi sekitar 29,5 tahun dan periode rotasi 10,2 jam. Planet Saturnus memiliki 31 buah satelit dan satu di antaranya yang paling besar adalah Titan. Titan merupakan satu-satunya satelit dalam sistem tata surya yang memiliki lapisan atmosfer.

Uranus
Jarak Uranus sangat jauh dari Matahari. Diameter Uranus mencapai 50.800 km. Uranus memiliki periode rotasi 10 jam 49 menit dan periode revolusi 84,02 tahun. Planet itu memiliki 27 satelit atau bulan. Satelit yang ukurannya besar ada lima buah, yaitu Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.

Neptunus
Neptunus merupakan planet terluar dalam sistem tata surya. Suhu permukaannya mencapai -205oC. Diameter Neptunus sekitar 44.600 km. Neptunus mempunyai periode revolusi 165 tahun. Planet Neptunus memiliki 4 cincin dan 11 satelit atau bulan. Satelit yang paling besar adalah Triton. 


Jumat, 31 Mei 2013


Bila bumi berotasi, apakah atmosfer bumi juga ikut berotasi?
Pada saat kita berada dalam sebuah mobil yang sedang melaju dengan kelajuan 60 km/jam, kemudian kita mengeluarkantangan melalui kaca samping mobil, bagaimana hembusan anginyang kita rasakan? Tentu kita merasakan betapa kencang hembusan angin yang menimpa tangan kita. Hembusan angin ini lebih kita rasakan pada saat mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Mengapa kita merasakan hembusan angin? Ini tentu saja karena udara di sekitar mobil atau motor yang kita kendarai tidak ikut bergerak.

Misalkan udara atau atmosfer tidak ikut berotasi sewaktu bumi berotasi pada sumbunya. Keliling bumi di khatulistiwa adalah 40 000 km, sedangkan untuk satu kali rotasi (period rotasi) diperlukan waktu 24 jam. Karena itu, kelajuan rotasi di khatulistiwa adalah v= 40 000 km/24 jam = 1667km/jam. Ini berarti bahwa orang yang berdiri di khatulistiwa akan merasakan hembusan angin dengan kelajuan 1667 km/jam jika atmosfer tidak ikut berotasi. Mampukah orang bertahan berdiri menghadapi kelajun angin sebesar ini? Tentu saja tidak. Nah. Dapat disimpulkan bahwa atmosfer yang menyelubungi bumi dapat berotasi.

Karena bentuk bumi bulat, maka kelajuan rotasi di khatulistiwa berbeda dengan lintang-lintang lainnya, misalnya 500 LU. Makin jauh dari khatulistiwa, main kecil keliling lingkaran (irisan bola datar) tempat orang berpijak. Karena periode rotasi tetap, maka kelajuan rotasi berkurang (ingat kelajuan rotasi = keliling lingkaran dibagi periode rotasi). Bahkan, jika kita berdiri tepat di Kutub Utara atau titik Kutub Selatan, maka kita akan berotasi (berpusing) di tempat kita berdiri selam 24 jam kurang  menit dalam satu kali rotasi (putaran).

Buka hanya molekul udara yang ikut berotasi, tetapi benda lain pun ikut berotasi. Misalnya sebuah helicopter pada ketinggian tertentu diam di satu tempat. Jika ada gaya horizontal luar yang bekerja pada helicopter, maka helicopter itu akan tetap di tempat tersebut (tidak berpindah). Jadi, tidak berlaku pendapat bahwa:naikkan saja helicopter kita, kemudian diam, dank arena bumi berotasi, maka Benua Afrika, Benua Amerika akan lewat di bawah kita dan dalam waktu sehari kita akan kembali ke tempat semula. Pendapat ini hanya benra jkalu helicopter tidak ikut berotasi.



Kamis, 30 Mei 2013


Efek Doppler pada gelombang bunyi menyatakan frekuensi yang didengar ole pengamat yang bergerak terhadap sumber bunyi akan berbeda dengan frekuensi sumber bunyi. Jika pengamat bergerak mendekati sumber bunyi, maka pengamat akan mendenga
Saat ini jumlah planet adalah delapan palnet. Sebelumnya jumlah planet yan ditemukan adalah Sembilan planet dengan Pluto planet yang terakhir. Namun karena letaknya sudah snagat jauh dan ukurannya yang kecil Pluto tidak digolongkan kedalam planet lagi. Urutan kedelapan planet tersebut dimulai dari yang terdekat dari matahari: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Matahari bersinar karena sumber cahaya yang ada dalam matahari itu sendiri. Karena itu matahri tergolong bintang. Planet-planet tidak memiliki sumber cahaya sendiri. Planet-planet bersinar karena planet-palnet memantulkan cahaya matahri yang diterimanya.
Ada tiga cara pengelompokan planet-planet

Pertama, planet-planet dikelomokkan dengan bumi sebagai pembatas, yaitu planet inferior dan planet superior. Planet inferior adalah planet-planet yang orbtnya terletak di dalam orbit bimi mengitari matahri. Yang termasuk planet inferior hanya dua planet: merkurius dan venus. Planet superior adalah planet-planet yang orbitnya terletak di luar orbit bumi mengitari matahri. Yang termasuk planet superior adalah Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Kedua, planet-planet dikelompokkan dengan lintasa Asteroid sebagai pembatas, yaitu planet dalam (inner planets) dan planet luar (outer planets). Planet dalam adlah planet-planet yang orbitnya di sebelah dalam lintasan asteroid. Yang termasuk planet dalam adlaah : Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Planet luar adalah planet-planet yang orbitnya disebelah luar lintasan asteroid. Yang termasuk planet luar adalah: Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto.

Ketiga, planet-planet dikelompokkan berdasarkan ukuran dan komposisi bahan penyusunnya, yaitu: planet Terrestrial dan planet Jovian. Planet Terrestrial atau planet Kebumian adalah planet-planet yang ukuran dan komposisi penyusunnya (batuan) mirip dengan bumi. Yang termasuk planet terrestrial adalah merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Planet Jovian atau planet raksasa adalah planet-palnet yang ukurannya besar dan komposisi peyusunnya mirip dengan Juiter yang terdiri dari sebagian es dan gas hydrogen. Yang termasuk planet Jovian adalah Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
r frekuensi bunyi yang lebih tinggi, dan jika pengamat bergerak menjauhi sumber bunyi, maka pengamat akan mendengar frekuensi bunyi yang lebih rendah.
Pada spectrum cahaya tamapak warna biru memiliki frekuensi lebih tinggi dan warna merah memiliki frekuensi lebih rendah. Efek Doppler adlah gejala umum yang terjadi untuk semua jenis gelombang termasuk gelombamg chaya. Efek Doppler ini dapat digunakan untuk meengamati gerakan galaksi. Ketika cahaya yang datang dari galaksi menunjukkan pergeseran merah (frekuensi cahaya bergeser menuju sisi merah spectrum bintang), maka itu berarti galaksi tersebut sedang bergerak menjauhi kita. Sebaliknya ketika cahaya yang datang dari galaksi menunjukkan pergeseran biru, berarti galaksi tersebut sedang mendekati kita di bumi.